Menikmati Suasana Kampung Warna-Warni Kota Malang

Sore hari di Kampung Warna-Warni diambil dari jembatan Brantas. Foto oleh @cak.iswara
Sore hari di Kampung Warna-Warni diambil dari jembatan Brantas. Foto oleh @cak.iswara
Wisatawan yang mengunjungi Kota Malang akhir-akhir ini tentu tidak asing dengan salah satu tempat wisata kekinian yang berada di tengah kota, apalagi kalau bukan Kampung Warna-Warni. Wisata Kampung Warna-Warni ini diresmikan pada tanggal 4 September 2016 oleh walikota Malang Muhammad Anton. Beberapa mahasiswa jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang adalah penggagas utama tempat wisata ini. Delapan mahasiswa yang diketuai oleh Nabila Firdausiyah ini menggandeng program corporate social responsibilities (CSR) dari salah satu perusahaan cat yang ada di Kota Malang untuk mewujudkan ide kreatif mereka.



Tidak perlu waktu lama untuk Kampung Warna-Warni yang berada di kelurahan Jodipan ini mendapatkan popularitas di mata para wisatawan. Banyak orang baik dari dalam maupun luar daerah yang berbondong-bondong untuk datang menikmati keindahannya. Jika sobat dari luar daerah dan berminat untuk berkunjung, Kampung Warna-warni sangat mudah untuk diakses. Jika sobat pergi menggunakan kendaraan umum seperti kereta api, maka sobat bisa turun di Stasiun Kota Baru dan berjalan kaki menuju ke arah timur melewati pertokoan hingga bertemu persimpangan jalan. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju ke arah selatan sampai bertemu Jembatan Brantas. Di sini sobat sudah bisa melihat Kampung Warna-Warni dari kejauhan dan bisa mengambil beberapa foto untuk diabadikan. Jika sobat merasa terlalu lelah berjalan kaki, sobat juga bisa menggunakan jasa becak yang tersedia di sekitar stasiun sebagai alternatif menuju ke Kampung Warna-Warni dengan tarif maksimal 10 ribu rupiah.



Sedangkan untuk akses dari terminal Arjosari jika sobat menggunakan bus, maka untuk menuju ke Kampung Warna-Warni sobat harus menaiki angkutan kota dengan jalur AMG. Jalur angkutan ini merupakan satu-satunya jalur yang melewati jalan utama menuju Kampung Warna-Warni. Sedangkan untuk jalur lain masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki. Terakhir jika sobat membawa kendaraan pribadi, maka sobat bisa mengikuti petunjuk yang ada di aplikasi Google Maps dengan titik seperti yang ditunjukkan pada map yang kami tampilkan sebelumnya.

Kegiatan swafoto dengan latar yang menarik jadi kegiatan utama di Kampung Warna-Warni. Foto oleh @maezahra
Kegiatan swafoto dengan latar yang menarik jadi kegiatan utama di Kampung Warna-Warni. Foto oleh @maezahra
 follow instagram kita juga : @malang_mbois  [ klik disini ]

Di Kampung Warna-Warni kita bisa menikmati keindahan warna rumah yang berbeda-beda dengan 17 varian warna yang mencolok mulai dari atap hingga bagian bawah rumah. Kampung Warna-Warni berada dekat dengan aliran sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Timur yaitu sungai Brantas. Karena dekat dengan aliran sungai, maka kontur tanah di kampung ini tidaklah datar. Ada banyak spot foto menarik yang bisa dijadikan tempat untuk selfie, diantaranya adalah dinding dan tangga warna-warni, lorong payung, dan beberapa lukisan 3 dimensi yang diantaranya adalah lukisan Ikan Hiu, dinosaurus T-Rex, Gorilla dan lain sebagainya. Disamping itu ada juga sebuah jembatan kaca yang menghubungkan antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi yang dipisahkan oleh sungai Brantas. Jembatan ini dinamakan Jembatan Kaca Ngalam Indonesia. Untuk melihat ulasan tentang Kampung Tridi dan Jembatan ini sobat bisa melihatnya di postingan yang terkait pada web malangmbois.com ini;

Salah satu sudut Kampung Warna-Warni dengan hiasan payung di atasnya. Foto oleh @audreygiovannii
Salah satu sudut Kampung Warna-Warni dengan hiasan payung di atasnya. Foto oleh @audreygiovannii

Kampung Warna-Warni yang dulunya merupakan kawasan kumuh yang disulap menjadi cantik ini sudah memiliki fasilitas yang cukup baik bagi wisatawan. Mulai dari sarana toilet, tempat parkir, kios hingga tempat makan sudah tersedia. Untuk tiket masuk pengelola hanya menarik sebesar 2 ribu rupiah per orang dan tambahan untuk kendaraan yang diparkir sebesar 2 ribu rupiah untuk sepeda motor dan 5 ribu rupiah untuk mobil. Bagaimana sobat, apakah merasa tertarik setelah membaca ulasan ini? Jika main ke Kota Malang jangan lupa untuk sempatkan main ke kawasan Kampung Warna-Warni ini ya..

*** Malang Mbois ***
Previous
Next Post »